Blog
Sesi Pencerahan Sekolah Inklusi
- 24 Desember 2025
- Posted by: Dr. Swasto Imam Teguh Prabowo, S.Pd., M.Pd.I
Sekolah inklusi dalam berbagai laporan kebijakan global diposisikan sebagai wujud nyata sekolah unggul. UNICEF secara konsisten menegaskan bahwa sekolah yang berkualitas tinggi adalah sekolah yang mampu menjamin akses, partisipasi, dan keberhasilan belajar bagi semua murid tanpa diskriminasi, termasuk anak dengan kebutuhan kebutuhan belajar, perbedaan latar belakang sosial-budaya, maupun variasi kemampuan akademik. Indikator sekolah unggul menurut UNICEF tidak semata ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh keberpihakan pada keadilan (equity), lingkungan belajar yang aman dan suportif, kurikulum yang adaptif, serta kompetensi guru dalam merespons keragaman murid.
Dalam kerangka ini, pendidikan inklusi bukanlah pendekatan tambahan, melainkan inti dari mutu pendidikan itu sendiri. Temuan riset berbasis meta-analisis yang didukung pemetaan kecenderungan global melalui kecerdasan buatan juga menunjukkan bahwa pendidikan inklusi secara konsisten masuk dalam lima isu teratas tren pendidikan dunia. Hal ini menandakan adanya konsensus ilmiah bahwa sistem pendidikan masa depan harus berorientasi pada diferensiasi, personalisasi, keberlanjutan keadlilan dan kesejahteraan sosial, serta mampu merawat keutuhan bangsa. Dalam konteks tersebut, Sekolah Inklusi Daar El Salam menempatkan diri sebagai institusi yang tidak hanya mengadopsi konsep inklusi secara normatif, tetapi juga mengujinya secara berkelanjutan melalui standar mutu yang bersifat teoritik dan empirik. Praktik pembelajaran, layanan kebutuhan belajar, serta pengembangan profesional guru senantiasa dievaluasi berdasarkan landasan ilmiah dan data lapangan, sehingga sekolah inklusi tidak berhenti pada slogan, melainkan hadir sebagai model sekolah unggul yang bertanggung jawab secara akademik dan relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer.